Tuesday, 09 February 2010

CARI DATA

SAPAAN ANDA

PBB: Stop Provokasi Al-Quds! PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 05 November 2009 08:18
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon meminta Israel menghentikan “aksi provokatif” terhadap warga Palestina di Al-Quds (wilayah pendudukan Jerusalem timur). Ia pun mengecam aktivitas pembangunan permukiman Yahudi yang dinilainya ilegal.

"Sekretaris Jenderal merasa cemas dengan terus berlangsungnya aksi-aksi Israel  di wilayah pendudukan Jerusalem timur, termasuk penghancuran rumah warga Palestina, pengusiran keluarga Palestina, dan menempatkan pemukim Yahudi di dekat warga Palestina,” ujar pernyataan PBB yang dikutip Haaretz (4/11).

Pernyataan itu dikeluarkan sebagai reaksi atas pengusiran warga Palestina dari kawasan Sheikh Jarrah, dekat Al-Quds, Selasa (3/11) lalu. Lusinan pemukim Yahudi memasuki rumah Al-Kurds milik wanita Palestina berusia 85 tahun dan mengusir keluarganya ke jalan. “Israel harus menghentikan aksi provokatif seperti itu,” ujar PBB seperti dikutip IslamOnline.net.

Israel menduduki kota suci dalam perang 1967 dan merampasnya dalam sebuah gerakan yang tidak diakui masyarakat internasional atau resolusi PBB. Sejak saat itu, Israel menggunakan serangkaian aksi kekerasan guna memaksa warga Palestina keluar dari Jerusalem, melarang kaum Muslim tinggal di Al-Haram Al-Sharif, termasuk merusak rumah-rumah warga Palestina secara sistematis.

Awal tahun ini saja, Israel menghancurkan lebih dari 88 rumah di kawasan Silwan. Laporan PBB baru-baru ini mengingatkan, ribuan rumah Palestina di Al-Quds terancam dihancurkan oleh Israel.

Ban Ki-moon mendesak Israel segera menghentikan semua aktivitas permukiman ilegal di tanah Palestina yang didudukinya.

Lebih dari 164 pemukim Yahudi ditempatkan di Tepi Barat, meliputi lebih dari 40% wilayah pendudukan. Hampir 10 persen Al-Quds diperuntukan Israel bagi pembangunan permukiman tambahan bagi pemukim Yahudi, menyisakan hanya 13% area asli bagi 450, 000 warga Palestina.  (iol/mel).*
Last Updated on Thursday, 05 November 2009 08:21
 
  ISLAM MEDIA NETWORK