Tuesday, 09 February 2010

CARI DATA

SAPAAN ANDA

Amerika Serikat Incar Aset Yayasan Islam PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 13 November 2009 19:05
Jaksa Federal Amerika Serikat (AS) memulai langkah hukum untuk menyita empat buah masjid dan sebuah gedung pencakar langit di New York. Semua bangunan ini adalah milik Yayasan Alavi sebuah organisasi Muslim nir laba yang diduga menyalurkan uang secara ilegal ke Bank Melli milik pemerintah Iran.

Bank Melli dituduh terlibat pendanaan program nuklir Iran dan pemerintah AS telah melarang warga negaranya untuk terlibat dengan bank ini.

Meski bermasalah dengan pemerintah, namun keempat mesjid dan gedung perkantoran itu tetap beroperasi selama kasus ini berjalan. Rencana penyitaan ini diajukan pemerintah AS ke pengadilan federal di New York.

Wartawan BBC di Washington, Adam Brookes, mengatakan, kasus ini akan memakan waktu cukup lama dan selama kasus ini berjalan penyitaan dalam bentuk apapun harus sepengetahuan pengadilan.

Jaksa penuntut mengincar aset Yayasan Alavi yang bernilai lebih dari US$ 500 juta. Jika tuduhan jaksa terbukti, maka hal itu merupakan aksi “kontra terorisme” terbesar sepanjang sejarah Amerika.

Bangunan milik Yayasan Alavi itu adalah empat buah masjid Syiah di New York, Maryland, California, dan Houston, serta sebuah gedung perkantoran 36 lantai di Fifth Avenue New York.

Menurut laporan Dow Jones, Yayasan Alavi menguasai 60% saham gedung perkantoran yang dikenal dengan nama Gedung Piaget ini.

Desember lalu pemerintah AS mengajukan tuntutan terhadap Assa Corporation yang menguasai 40% saham Gedung Piaget. Perusahaan ini diduga milik pemerintah Iran.

Dalam berkas perkara yang didaftarkan di pengadilan bulan lalu, Assa meminta agar kasus ini dibatalkan dan menuduh jaksa federal AS berusaha untuk memperlebar lingkup undang-undang aset sebagai agunan di luar sepengetahuan kongres. (bbc).*
Last Updated on Friday, 13 November 2009 19:09
 
  ISLAM MEDIA NETWORK